Mengenal Vaksin Sinochem atau Sinovac Biothechnologi

Mengenal Vaksin Sinochem atau Sinovac Biothechnologi

Semenjak awal kedatangan pandemi virus corona beberapa bulan lalu, rasa takut dan khawatir selalu mengikuti semua orang. Segala aktivitas dari segala sektok jadi terhambat karenanya. Hingga saat ini, pandemi juga belum membaik. Tentunya masyarakat harus mematuhi protokol kesehatan dan berbagai anjuran agar pandemi ini bisa segera tuntas.

Melansir dari data SATGAS Covid-19 di Indonesia, terdapat kasus lebih dari 350ribu jiwa yang terjangkit virus corona. Bahkan tak sedikit pula jiwa yang telah meninggal karena corona. Maka dari itu, semua masyarakat dihimbau untuk terus menerapkan protokol kesehatan dimanapun berada.

Semenjak awal kemunculannya, para ilmuwan dari seluruh dunia telah memulai pekerjaan dalam menemukan vaksin virus corona. Banyak kelompok ilmuwan yang bekerja sama dalam penemuan vaksin ini. Banyak yang berharap penemuan vaksin ini bisa dipercepat. Akan tetapi, proses uji klinis membutuhkan waktu yang cukup lama untuk melewati berbagai tahapan hingga akhirnya bisa didistribusikan dan diberikan ke seluruh masyarakat.

Di akhir tahun 2020 ini, banyak beredar kabar baik dimana vaksin virus corona telah ditemukan setelah sekian lamanya menunggu. Hal ini membuat masyarat menjadi lebih tenang dalam menghadapi pandemi yang sedang terjadi.

Ada beberapa jenis penemuan vaksin virus corona, salah satunya yaitu Vaksin Sinochem atau Sinovac Biothechnologi. Untuk menguji kinerja dari vaksin ini, para ilmuwan mengujinya secara klinis dalam 3 fase tahapan.

Pada fase dosis pertama, vaksin sinochem diberikan kepada sekitar 1600 sukarelawan pada bulan Oktober lalu. Kemudian pada tahapan fase dosis kedua, vaksin diberikan ke sekitar 1050 sukarelawan. Dan pemberisan dosis fase ketiga sudah diberikan juga kepada relawan.

Pada tahap ketiga yang merupakan tahap akhir, akan dilihat kefektifan dari vaksin virus corona ini. Setidaknya, vaksin ini harus mampu melindungi sedikitnya 50% dari seluruh relawan, kemudian para ilmuwan akan meneliti efek samping yang ditimbulkan dan beberapa hal penting lainnya.

Seperti yang kita tahu, penelitian ini membutuhkan kurun waktu yang cukup lama. Hal ini dikarenakan para ilmuwan dan pakar kesehatan harus memastikan terlebih dahulu keamanan dan keefektifan dari penggunaan vaksin ini hingga akhirnya diberikan ke seluruh masyarakat.

Seperti kabar yang beredar terkait vaksin corona yang sudah ditemukan di akhir tahun 2020 ini, beberapa vaksin telah dinyatakan aman dan efektif digunakan, termasuk vaksin sinochem asal China ini yang kabarnya akan digunakan untuk vaksinasi kepada masyarakat Indonesia.

Penggunannya pun mirip dengan jenis vaksin lainnya yaitu dengan menyuntikkan vaksin ke dalam tubuh, kemudian vaksin akan merangsang sistem kekebalan tubuh agar menghasilkan kekebalan terhadap suatu penyakit yang bisa kapan saja menyerang.

Saat ini, belum diketahui dengan jelas kapan proses vaksinasi akan dilakukan di Indonesia. Sambil menunggu kabar selanjutnya, diharapakan seluruh masyarakat tetap memtahui protokol kesehatan seperti memakai masker, rajin mencuci tangan, menjaga jarak serta meminum vitamin dan suplemen yang bisa didapatkan memalui aplikasi Halodoc untuk menjaga kekebalan tubuh.

Selain itu, di aplikasi Halodoc juga terdapat banyak artikel tentang kesehatan dari berbagai macam penyakit. Disana banyak artikel yang membantu dan bisa dijadikan referensi dalam mencegah dan mengobati berbagai jenis penyakit. Jika memerlukan jenis obat, vitamin ataupun alat kesehatan tertentu, di Halodoc juga terdapat keperluan tersebut yang bisa dibeli dengan mudah.

Nah, semoga vaksin yang akan diberikan ke masyarakat benar-benar aman dan efektif. Jangan lupa terus menjaga kesehatan dan tetap patuhi protokol kesehatan ya!